THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

12.30.2010

Ilmu sosial dan Budaya Dasar

BAB I
PENGERTIAN
MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI, SENI
1. Manusia
a. Manusia sebagai makhluk individu
Setiap orang memiliki kepribadian yang membedakan dirinya dengan orang lain. Kepribadian seseorang itu di pengaruhi oleh faktor genotip (faktor bawaan) dan fenotip (faktor lingkungan) yang saling berinteraksi secara terus-menerus.
b. Manusia sebagai makhluk sosial
Cooley berpendapat bahwa looking-glass self terbentuk melelui tiga tahapan . pada tahap pertama seseorang memupunyai persepsi terhadap pandangan orang lain terhadapnya. Pada tahapan berikutnya seseorang mempunyai persepsi terhadap penilaian orang lain terhadap penampilannya. Pada tahap ketiga, seseorang mempunyai perasaaan tehrhadap apa yang dirasakannya sebagai penilaian orang lain terhadap itu.
Menurut Mead pada tahap pertama, play stage, seorang anak kecil mulai belajar mengambil peran orang-orang yang berada di sekelilingnya. Pada tahapan game stage seorang anak tidak hanya mengetahui peranan yang harus di jalankannya, tetapi telah pula mengetahui peranan yang harus di jalankannya oleh orang lain dengan siapa dia berinteraksi. Pada tahap ketiga sosialisasi seseorang mampu mengambil peranan yang dijalankan orang lain dalam masyarakat mampu mengambil peranan generalized others.
Dapat di simpulkan bahwa manusis dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan, yaitu :
1) Manusia tunduk pada aturan, norma sosial
2) perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain
3) Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain.
4) Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.
2. Sains
Sains berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam semesta secara sistematis, dan bukan hanya kumpulan pengetahuan yang berupa fakta, konsep-konsep, prinsip-prinsip saja teapi juga merupakan suatu proses penemuan. Kata dasar yang diambil ari kata scientia yang berarti knowladge (ilmu). Tetapi tidak semua ilmu dianggap sebagai sains.
Yang dimaksud ilmu sains yaitu ilmu sains yaitu ilmu yang dapat diuji (hasil pengamatan sesungguhnya) kebenarannya dan dikembangkan secara bersistem dengan kaidah-kaidah tertentu berdaasaarkan kebenaran dan kenyataan semata sehingaa pengetahuan yang dipedomani tersebut boleh dipercaya, melalui eksperimen secara teori.
Pendidikan sains menekankan pengalaman secara langsung. Sains yang diartikan sebagai cabang ilmu yang mengkaji sekumpulan pernyataan atau fakta-fakta dengan cara yang sistematik dan serasi dengan hukum-hukum umum melandasi peradaban dunia modern. Sains merupakan satu proses untuk mencari dan menemukan sesuatu kebenaran melalui pengetahuan (ilmu) dengan memahami hakikat mahluk untuk menerangkan hukum-hukum alam.
Sains memberi penekanan kepada sumbangan pemikiran manusia dalam menguasai ilmu pengetahuan itu, dan ini terdapat dalam seluruh alam semesta. Proses mencari kebenaran secara sistematik yang dilandaskan perkembangan teknologi yang menjadi salah satu unsur terpenting peradaban manusia. Sains sangat penting untuk peradaban manusia. Sains sangat penting untuk kemmajuan dan perkembangan kemajuan dan teknologi.
3. Teknologi
Istilah teknologi berasal dari kata techne dan logia. Kata yunani kono techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah perkataan technikos yang berarti seseorang yang memiliki keterampilan khusus. Dengan berkembangnya keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karen menunjukkan adanya pola, langkah, dan metode yang pasti, keterampilan itu kemudia menjadi teknik.
Sampai pada permulaam abad XX ini. Istilah tehnologi telah dipakai secara umum dan merangkum suatu rangkaian sarana, proses, dan ide disamping alat-alat dan mesin-mesin.perluasan arti itu berjalan terus sehingga sampai pertengahan abad ini muncul perumusan tehnologi sebagai sarana dan aktifitas yang dengannya manusia berusaha merubah atau menangani lingkungannya. Ini merupakan suatu pengertian yang sangat luas karena setiap sarana perlengkapan maupun kultural tergolong suatu teknologi.
Teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetehuan, dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju pada perbuatan atau perwujudan sesuatu. Kecenderungan ini pun mempunyai suatu akibat diman kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam perwujudan tersebut maka dengan sendirinya setiap jenis teknologi/bagian ilmu pengetahuan dapat ada tanpa tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya.
Adapun tiga macam tehnologi yang sering di kemukakan oleh para ahli, yaitu:
a. Teknologi modern
Jenis teknologi modern ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Padat modal
2. Mekanis elektis
3. Menggunakan bahan import
4. Berdasarkan penelitian muktahir dan lain-lain
b. Teknologi madya
Jenis teknologi maadya ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1. Padat karya
2. Dapat dikerjakan oleh keterampilan setempat.
3. Menggunakan alat setempat
4. Berdasarkan alat penelitian
c. Teknologi tradisional
Teknologi ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1. Bersifat padat karya (banyak meyerap tenaga kerja)
2. Menggunakan keterampilan setempat
3. Menggunakan alat setempat
4. Menggunakan bahan setempat
5. Berdasarkan pengamatan atau kebiasaan
Demikianlah teknologi adalah segenap keterampilan manusia berdasarkan sumber-sumber daya alam untuk memecahkan masalah–masalah yang dihadapinya dalam kehidupan. Secara lebih umum dapatlah bahwa teknologi merupakan suatu sistem penggunaan berbagai saranayang tersedia untuk mencapai tujuan-tujuan praktis yang ditentukan.

4. Seni
Janet Woll mengatakan bahwa seni merupakan produk sosial. Sedangkan menurut kamus umum bahsa indonesia, seni merupakan keahlian untuk menghasilkan karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya dan sebagainya), seperti seni, lukis, tari, ukir dan lain lain.
Maka konsep pendidikan yang memerlukan ilmu dan seni ialah proses atau upaya sadar antara manusia dan sesama secara beradab, dimana pihak kesatu secara terarah membimbing perkembangan kemampuan dan keperibadian pihak kedua secara manusiawi yaitu orang perorang. Oleh karena itu budi bahasa pun adalah suatu seni.

BAB II
MAKNA SAINS, TEKNOLOGI,DAN SENI BAGI MANUSIA
1. Perkembangan teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi. Adanya perkembangan alam dan teknologi menimbulkan cabang ilmu pengetahuan baru antara lain: teknik modern, teknologi hutan, teknologi gedung, teknologi transportasi dan lain-lain.
Dengan menggunakan cabang-cabang ilmu pengetahuan baru tersebut, kita dapat memperoleh hasil misalnya saja :
a. Penggunaan teknik nuklir, orang dapat membuat reaktor nuklir yang dapat menghasilkan zat-zat radio aktif, dimana zat-zat ini dapat dimaksudkan untuk maksud damai. Misalnya untuk keperluan bidang kesehatan(sinar rontgen), dibidang pertanian untuk menghasilkan bibit yang baik, dan untuk mendapatkan energi tinggi.
b. Penggunaan teknologi hutan, seperti kita ketahui, hutan mempunyai fungsi kertas, industri kayu lapis lapis/bahan bangunan, berfungsi untuk tempat penyimpanan air, objek pariwisata,dan lain-lain.
Sudah menjadi sifat dari kebanyakan manusia bila telah terpenuhi satu keinginan maka akan timbul keinginan yang lain atau menambah apa yang telah dimilikinya atau yang telah tercapai. Dan setiap orang tidak ingin mengalami kesulitan, tetapi setiap orang akan berusahan dalam setiap langkah untuk mendapatkan kemudahan. Kemudahan itu didapatkan antara lain dengan penerapan perkembangan ilmu perngetahun alam dan teknologi. Misalnya antara lain :
a. Dengan teknik modern, dari teknik pengendalian air sungai, petani mendapatkan kemudahan untuk memperoleh air. Bendungan dapt digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik. Alat rumah tangga elektronik mempermudah ibu-ibu rumah tangga untuk mengerjakan pekerjaan rumah.
b. Dengan teknik modern, dapat dibuat berbagai macam-macam media pendidikan, seperti OHP, slide, film strip, TV, dan lain-lain.yang dapat memudahkan para pendidik untuk melaksanakan tugasnya.
Perkembangan dan teknologi memungkinkan terjadinya perkembangan keterampilan dan kecerdasan manusia. Hal ini karena dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memungkinkan :
a. Tersediannya saran dan prasarana penunjang kegiatan ilmiah.
b. Menigkatkan kemakmuran materi dan kesehatan masyarakat.

2. Iptek dan nilai
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesa, sehingga perlu ditanggapi serius dan di persiapkan dalam menghadapinya sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Dalam menghadapi IPTEK masyarakat indonesia harus memiliki adaptasi kemampuan untuk menghadapinya.
Dalam menghadapi era teknologi modern dan industri, maka di tuntut adanya keahlian untuk manggunakan, mengelolah, dan senantiasa menyesuaikan dengan teknologi dan ilmu pengetahuan yang baru. Selain itu sikap mental dan nilai hidup yang harus mengalah pada nilai tersebut.
Teknologi dapat membawa bencana sebaliknya juga telah terbukti bahwa bagi mereka yang dapat memanfaatkannya, teknologi tersebut dapat menolong mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Teknologi mempunyai dua komponen utama, yaitu :
a. Hardware aspect, meliputi peralatan yang memberikan bentuk pola teknologi sebagai objek fisikal atau material
b. Software aspect, meliputi sumber informasi yang memberi informasi dan penjelasan mengenai hal-hal peralatan fisik atau materi tersebut.

BAB III
MANUSIA SEBAGAI SUBJEK DAN OBJEK IPTEK

Berkat kemajuan ilmu dan teknologi manusia dapat menciptakan alat-alat serta perlengkapan yang canggih untuk berbagai keperluan, sehingga dalam kegiatan kehidupan tersedai berbagai macam kemudahan. Hal ini memungakinkan manusia dapat melakukan kegiatan yang lebih efektif dan efisien. Dengan ilmu dan teknologi tumbuhlah berbagai industri yang hasilnya dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang, antara lain:
A. Dalam bidang peternakan dan pertanian serta perikanan
• Mampu menciptakan alat-alat pertanian yang maju seperti traktor, alat pemotong dan menanam, alat pengolah hasil pertaniandan alat penyemprot hama. Dengan alat tersebut diharapkan manusia dapat menggunakan waktu dan tenaga lebih efisien dan efektif.
• Produksi pupuk buatan dapat membantu menyuburkan tanah, demikian juga dengan produksi pestisida dapat memungkinkan pemberantasan hama lebih berhasil, sehingga produksi pangan dapat di tingkatkan.
• Teknik mutasi buatan dapat menghasilkan buah-buahan yang besar serta tidak berbiji.
• Teknologi pengolahan pasca panen, seperti pengalengan ikan, buah-buahan, daging, dan teknik pengolahan lainnya
• Budidaya hewan dan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
B. Dalam bidang kedokteran dan kesehatan
Dengan hasilnya manusia menciptakan alat-alat operasi muktahir, bermacam-macam obat, penggunaan benda radioaktif untuk pengobatan dan mendiagnosis berbagai penyakit, sehingga berbagai penyakit dapat dengan segera di sembuhkan. Dan dapat menurunkan angka kematian dan mortalitas. Contoh obat yang mengandung radio aktif adalah isoniazid yang mengandung C radioktif, sangat aktif menyembuhkan penyakit TBC.
C. Dalam bidang telekomunikasi
Manusia telah membuat televisi, radio, telepon yang dapat digunakanuntuk berkomunikasi dengan cepat dalam waktu yang sangat singkat manusia dapat memperoleh informasi dari daerah yang sangat jauh, sehingga penggunaan waktu sangat efisien.
D. Dalam bidang pertahanan dan keamanan
Manusia mampu menciptakan alat atau persenjataan yang sangat canggih, sehingga dapat mempertahankan keamanan negaranya dan wilayahnya dengan baik. Sayangnya senjata itu banyak digunakan dengan semena-mena.

BAB IV
DAMPAK PENYALAHGUNAAN IPTEK BAGI KEHIDUPAN
Permasalahan yang timbul akibat adanya kemajuan teknologi adalah adanya dampak-dampak negatif yang di sebabkan oleh keamajuan teknologi tersebut diantaranya :
1. Nuklir
Meledaknya bom di Hiroshima dan Nagasaki mengakhiri Perang Dunia II. Pada waktu itu banyak korban yang berjatuhan, tapi kejadian itu tidak hanya hanya berhenti sampai disitu, kerana radiasi akibat akibat senjata nuklir masih dapat di rasakan sanpai sekarang. Penyebabnya adalah debu-debu radioaktif yang berasal dari bom nuklir serta reaksi-reaksi atom.
Bahaya yang di timbulkan adalah radiasi yang di timbulkan oleh sinar alpha, beta dan gamma, serta partikel neutron kainnya hasil pembelahan inti. Efek yang di timbulkan oleh radioaktif yaitu terjadinya perubahan struktur zat serta pola reaksi kimianya sehingga merusak sel tubuh. Bila hal ini terjadi pada gen maka gen akan menyebabkan terjadinya mutasi gen yang berakibat kanker.
2. Polusi
Adanya bahan polusi atau polutan dapat merusak lingkungan. Timbulnya pencemaran tentu erat kaitannya atau disebabkan oleh berbagai aktifitas manusia antara lain:
• Kegiatan-kegiatan industri dalam bentuk limbah, zat-zat buangan berbahaya seperti logam-logam berat, zat radioaktif, air buangan panas, juga dalam bentuk kepulan asap ,kebisingan suara.
• Kegiatan pertambangan, berupa terjadinya kerusakan instalasi, kebocoran, pencemaran buangan-buangan penambangan, pencemaran udara dan rusaknya lahan-lahan akibat pertambangan.
• Kegiatan transportasi, berupa kepulan asap, naiknyaa suhu udara kota, kebisingan dari kendaraan bermotor,tumpahan-tumpahan bahan bakar kendaraan bermotor terutama minyak bumi dari kapal tanker.
• Kegiatan pertanian, terutama akibat rezidu pemakaian zat-zat kimia yang memberantas hama seperti insektisida, pestisida, herbisida, demikian pula dengan pupuk organik.

Suatu zat dikatakan polutan bila :
 Kadarnya melebihi batas normal
 Berada pada tempat yang tidak semestinya
 Berada pada waktu yang tidak tepat
Sifat sifat polutan antara lain :
 Merusak untuk sementara, dan setelah bereaksi dengan zat lingkungannya tidak merusak lagi.
 Merusak setelah jangka waktu tertentu.

Bencana polusi dapat dibagi menjadi empat yaitu :
 Yang langsung menggangu kesehatan manusia.
 Efek tak langsung pada manusia, misalnya efek korosif dari polusi udara atas gedung gedung.
 Efek langsung yang mengancam kualitas kehidupan manusia, seperti onggokan pupuk kandang dan selokan mampet
 Efek tak langsung terhdap masyarakat, misalnya usaha pertambangan minyak bumi di wilayah lepas pantai dan penebangan hutan secara berlebihan.

Pencemaran lingkungan dapat berupa :
1. Pencemaran air dan tanah
2. Pencemaran udara
3. Pencemaran suara
4. Pencemaran sosial budaya

a. Pencemaran air dan tanah
• Zat kimia seperti limbah industri, pupuk buatan dan detergen, dapat berakibat buruk terhadap tanaman dan tumbuhan serta organisme lainnya.
• Zat-zat limbah industri
• Sampah plastik tidak dapat hancur, sehingga menurunkan porositas tanah.
• Berbagai sampah organik yang di buang kesungai kolam atau parit akan mengalami pembusukan. Untuk proses ini bakteri memerlukan banyak O2.
• Terjadi pembusukan yang berlebihan di perairan akan menyebabkan terjadinya penimbunan senyawa.
• DDT merupakan insektisida yang dahulu banyak digunakan untuk memberantas hama bagi para petani. Dan untuk memberantas hama.
Sifat-sifat DDT yaitu :
 Bila masuk kedalam tubuh organisme tidak dapat di uraikan lagi
 Larut dalam lemak dan dapaat berpindah ke organisme lainnya melalui aliran materi dalam rantai mkanan
 Dapat merusak jaringan
 Dapat menimbulkan kelelahan pada otot dan kejang-kejang otot.
 Bila masuk kedalam tubuh dapat menghambat proses penggapuran cangkang telur.
b. Pencemaran udara
Pencemaran udara terutama disebabkan oleh pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna dari pabrik, batu bara, dan lain sebagainya. Asap rokok juga merupakan polutan udara, baik bagi si perokok itu sendiri maupun orang yang berada sekitarnya. Gas-gas yang merupakan pencemaran udara adalah CO,CO2,NO,NO2,SO,SO2.
c. Pencemaran suara
Penyebab daari pencemaran suara adalah suara bising terus menerus. Suara yang berkekuatan 80dB sudah menimnbulkan ganguan. Ganguan yang timbul terutama pada sistem pendengaran yang selanjutnya dapat mempengaruhi sistem-sistem lainnya, seperti :

 Perubahan tekanan darah
 Perubahan denyut nadi
 Kontraksi perut, ganguan jantung, stres dan lain-lain.
d. Pencemaran sosial budaya
Kemajuan teknologi pada kota-kota besar menghasilkan pengaruh yang sengat besar bagi kehidupan di kota, kemajuan kehidupan di kota-kota besar membawa pengaruh yang sangat besar dan cepat terhadap kehidupan di pedesaan. Penduduk dipedesaan sangat ingin mengikuti dan merasakan hasil kemajuan tersebut. Hal ini dalam satu segi membawa dampak pengaruh yang kurang baik, yaitu penduduk pedesaan menjadi konsumtif adanya perubahan kebudayaan yang kurang baik terhadap para muda mudinya.
3. Klonasi/Kloning
Dengan kemajuan dalam bidang genetika dan biologi reproduksi, maka dimungkinkan rekayasa dupliksi atau multiplikasi manusia secara seksual dengan klonasi. Tujuan klonasi dapat di rangkum sebagai berikut :
 Memberi anak yang baik pada pasangan yang tidak mempunyai anak.
 Menyediakan jaringan atau organ fetus untuk transplantasi
 Menggantikan anak yang mati muda dengan anak yang sam ciri-cirinya
 Sebagai bagian dari eugenetika positif dengan membuat genotifus yang di anggap sebagaiyang unggul sebanyak0banyaknya.
 Merealisasikan teori dan memuaskan rasa ingin tahu ilmiah
 Memperoleah sampel genotifus yang sama untuk penelitian, misalnya tenteng peran relatif pengaruh lingkungan dan genetika pada genotifus manusia.
 Memperoleh orang dalam jumlah banyak untuk pekerjaan yang sama dengan ciri-ciri tertentu.
Namun adapula dampak yang kurang baik yaitu dengan adanya hal-hal tersebut diatas banyak yang belum menyetujui dan banyak yang menentangakan adanya kloning tersebut, selain itu pada segi agama pun sudah barang tentu bententangan, karena itu menentang akan kodrat kita sendiri, bagaimanapun manusia sebagai makkhluk ciptaan- Nya tidak akan mampu menandingi Sang Penciptanya. Jika wewenang kloning jatuh pada tangan orang diktator, ia akan dapat berbuat macam-macam hal merugikan spesies manusia dalam jangka panjang.

4. Efek rumah kaca
Efek rumah kaca disebabkan oleh adanya pencemaran udara yang banyak mengandung zat-zat yang dapat mengubah suhu udara. Karena dengan adanya pencemaran udara akan menyebabkan pemanasan global, yaitu engan adanya efek rumah kaca. Yang dimana dengan adanya efek rumah kaca ini sinar ultraviolet yang dapat membahayakan manusia tidak akan disaring lagi oleh lapisan ozon sehingga akan langsung menuju bumi dan selanjutnya akan diam dan bersirkulasi di bumi, begitu seterusnya.

0 Comment: